kemacetan di jakarta sudah mencapai taraf parah atau bahkan sulit untuk mencari kata yang tepat untuk kondisi ini walau di dalam kamus. kemacetan jakarta seringkali menjadi alasan untuk sebagian orang ketika terlambat datang ke tempat kerja atau ada janji dengan orang lain.
kemacetan parah ini memiliki banyak akibat diantaranya resiko stres yang sangat tinggi, akan berdampak juga pada kerja, sebagai contoh, setiap pagi orang berangkat dengan berebut jalan tempat lintasan dan masih juga terjebak macet, sehingga ketika sampai di tempat kerja mereka sudah capek secara pisik dan psikologis lalu dipaksakan untuk bekerja maksimal selama 8 jam. sore pulang kerja kembali harus terjebak macet di jalanan, dimana harusnya otak dan tubuh sudah istirahat karena bekerja seharian, lagi-lagi harus berebut jalan. saya tidak mengerti tentang tata kota, tetapi tetap saja terlihat buruk dan terjadi setiap harinya di jakarta, mungkin tidak hanya jakarta yang seperti itu, kota-kota besar lain juga. kemacetan ini tidak hanya karena pilihan tata kota tetapi juga arus masuk kenderaan ke dalam negri dari luar negri.
indonesia memang menjadi salah satu pasar paling potensial dengan jumlah penduduk termasuk yang paling besar di dunia dan tingkat kebutuhan terhadap kenderaan yang tinggi. hal-hal yang membuat masyarakat indonesia sangat membutuhkan kenderaan untuk perjalanan kemanapun tidak terlepas dari kondisi geografis, namun tentunya tidak hanya pengaruh itu saja yang membuat kenderaan buatan luar negri sangat banyak masuk bahkan memunuhi jalanan di indonesia. ada masalah yang lebih dalam, baik secara kultural, politik dan ekonomi.
secara budaya, kenderaan yang melintasi semua sisi jalan di indonesia menjadi pertanda pergeseran watak masyarakat indonesia dari sebuah budaya yang bersama dan memiliki keperdulian menjadi manusia yang individualis bahkan sangat egois, sebagai contohnya mungkin baik jika kita berdiri di sebuah jalan protokol jakarta dan memperhatikan mobil pribadi yang lewat maka kita akan menemukan betapa egoisnya manusia indonesia sekarang, karena sebagian besar mobil itu hanya berisi 1 orang saja dan ada ribuan kenderaan yang melintasi jalan itu. sikap individual ini tentunya tidak tumbuh dengan sendirinya namun ada penyebabnya yang juga berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
berikutnya budaya yang bergerser itu adalah budaya konsumtif atau hanya menjadi pengguna saja tanpa harus letih untuk mencipta. jika pada zaman dahulu manusia indonesia merupakan manusia yang suka berkreasi dengan menciptakan banyak hal maka sekarang akan sulit menjawabnya jika itu masih ada. pergeseran dari mencipta menjadi pengguna berasal dari pengaruh setiap sudut namun yang berperan paling utama tentunya adalah media massa dan juga para produsen dari produk dalam hal ini kenderaan. peran media massa dalam mengubah karakteristik masyarakat terjadi setiap detiknya dnegan banyaknya media massa yang memberikan kemudahan untuk melihat sesuatu dan kemudian ditambah juga dengan kemudahan mencari apa yang dibutuhkan tersebut. kembali pada masalah kenderaan.
suatu kali jika punya kesempatan dan iseng berdirilah ditepi jalan jakarta akan dengan mudah kita sebut bahwa jalanan itu bukan milik mesin buatan indonesia tapi sebagaia besar akan menjadi milik jepang. menyedihkan memang, jika harus membalik lembar sejarah di perpustaakaan.
mengapa menyedihkan?
tanpa harus menutup mata terhadap sebuah peradaban panjang japang yang terlibat pada dua perang dunia, dana sat8-satunya negara asia yang aktif dalam artian menjadi aktor perang dunia pertama dan kedua, tentunya juga tidak harus dilupakan jika pada tahun 1945 kita merdeka dan jepang sedang dalam kondisi paling buruk setelah kalah perang dunia kedua dan diharuskan mengganti rugi dana perang terhadap banyak negara termasuk juga indonesia, namun mereka bisa bangkit dengan cepat, lebih cepat dari kita yang pada tahun 1945 tidak mengalami kehancuran semua bangunan sosial seperti jepang. ini dibuktikan dengan peristiwa pada tahun 1974 dimana mereka telah bisa kembali berada dijajaran elit negara dunia, mereka melakukan ekspor mobil dan mesin keindonesia bahkan memebrikan bantuan hutang, sementara indonesia masih sibuk dnegan mencari format negara yang dapat mewakili semua suku bangsa tetapi malah lama terjebak pada sistem otoriter. tidak perlu membahas keterjebakan dan konspirasi yang membuat sistem otoriter mampu bertahan lama.
mengapa jepang mampu bangkit dengan segera?
watak dan juga budaya masyarakat yang tidak mau hanya menjadi konsumen tanpa mencipta, itulah kuncinya. jepang merupakan negara yang memiliki disiplin tinggi dans emangat nasionalisme, dengan cara mempertahankan hampir semua budaya mereka dari pengaruh besar budaya barat yang lengkap dengan perangkat filsatnya. (bersambung dulu yah)
